For Your Entertainment – Part 2

Title : For Your Entertainment

Pairing : My ultimate biases Changmin x Kyuhyun

Rating : it’s PWP, duh! What else would it be?

Disclaimer : I only own the plot and idea, ChangKyu belongs to each other-if I own them I won’t write fanfiction…I’ll post their sextape!😄

Warning! If you’re against boy x boy themed stories or against the idea of Changmin and Kyuhyun together please refrain yourself from reading this story any further. I’ve warned you! I don’t want to read any bashing comments about the pairing and the characters from this story^^

p.s : as usual, read till the very end^^

p.s.s : a repost from my acc in fanfiction.net


 

Eunhyuk menatap sebuah amplop berwarna coklat yang ada ditangannya. Ini hasil kerja kerasnya membantu Kyuhyun hari ini, benda yang mati-matian ia jaga agar tak sampai jatuh ke tangan evil magnae Super Junior namun ternyata malah jadi benda yang digunakan sang magnae untuk mengancamnya.

Donghae yang sedang berdiri di sampingnya tanpa sadar menelan ludah saat perlahan Eunhyuk mengeluarkan isi yang terdapat di dalam amplop cokelat itu. Sebuah keping DVD.

“Apa benar ini rekamannya?”

Tanya Donghae, suaranya terdengar berhati-hati sementara Eunhyuk sibuk memperhatikan keping DVD yang ia pegang.

“Sepertinya memang ini, si magnae itu tak berbohong ternyata”

Donghae dan Eunhyuk akhirnya membuang nafas lega. Akhirnya mereka bisa tenang sekarang setelah barang yang digunakan Kyuhyun untuk mengancam mereka berdua berhasil EunHae akuisisi. Tapi ternyata bukan itu saja isi dari amplop cokelat tersebut.

“Eh? Apa ini?”

Tanya Donghae saat melihat sebuah kertas berwarna putih menyembul malu-malu dari dalam amplop cokelat di tangan Eunhyuk. Dengan cepat Donghae menyambar kertas itu. Entah kenapa perasaannya jadi tak enak sekarang.

 

To EunHae :

Sesuai dengan janjiku aku sudah mengembalikan DVD kalian. Aku bukan seorang penipu. Tenang saja, DVD itu sudah aku copy jadi aku memiliki pertinggalnya. Jadi, mulai sekarang aku harap kerjasama dari kalian berdua. Aku yakin kita semua tak ada yang mau rekaman di dalam DVD itu sampai tersebar luas kan?^^

p.s : Donghae hyung, aku tak menyangka kau bisa membuat Eunhyuk menjerit seperti itu, keke…

p.s : Eunhyuk hyung, cobalah untuk bersuara sekuat itu saat kau menyanyi, aku yakin kau akan terdengar lebih baik diatas panggung

 

EunHae saling pandang sesaat sebelum akhirnya keduanya sama-sama menjerit marah.

“AAAHHH! MAGNAE EVIL SIALAAANNN!”

.

.

.

Sementara itu sang evil magnae yang sedang di sumpah serapahi oleh EunHae saat ini tengah mendesah pasrah dengan keadaan Changmin yang menindih tubuhnya, entah bagaimana caranya tetapi saat ini kedua tangan Kyuhyun sudah terborgol diatas kepalanya sementara kaus turtle-neck merah yang tadi ia pakai saat ini sudah terlepas entah dimana, mempertontonkan tubuh bagian atas milik magnae Super Junior yang selama ini selalu berhasil ia sembunyikan dari para fans.

“Aah…”

Desah Kyuhyun saat Changmin untuk entah keberapa kalinya berhasil membuat sebuah kiss-mark berwarna merah tua di kulit putih pucat milik Kyuhyun. Changmin mengangkat tubuhnya sedikit dari posisinya yang sejak tadi menindih Kyuhyun sambil memberikan tanda-tanda kepemilikannya di sekitar bahu dan dada montok milik Kyuhyun.

“Engh…”

Kyuhyun memejamkan matanya, jari-jari kakinya sudah melengkung menahan rasa yang semakin membuncah di dalam dirinya, tubuhnya semakin panas saat Changmin dengan sengaja menggerakkan jarinya perlahan turun dari dagu Kyuhyun ke leher-dada-dan akhirnya berhenti tepat diatas pusar Kyuhyun.

“Kau nakal Kyu…”

Desah Changmin sengaja menghembuskan nafasnya di dada Kyuhyun, tepat di puting yang sudah memerah dan bengkak itu, menggoda tubuh Kyuhyun yang memang sangat sensitif.

“Darimana kau dapat ide nakal seperti itu?”

Tanya Changmin, kali ini tidak lagi mendesah. Pria dengan julukan Lord Voldemin itu saat ini sedang bertumpu pada kedua tangannya yang berada di masing-masing sisi tubuh Kyuhyun, memberi jarak antara dada keduanya yang sudah polos untuk saling bersentuhan. Sejak Kyuhyun menggodanya tadi Changmin sudah bersumpah untuk membalas perlakuan Kyuhyun padanya, seenaknya saja kekasihnya itu membuatnya horny dan tak berdaya seperti tadi, kemana harga dirinya sebagai seme kalau orang tau ia bisa begitu lemah hanya karena ‘pertunjukan kecil’ dari Kyuhyunnya?

“Miin~ lepaskan tanganku…aku ingin menyentuhmu”

Kyuhyun justru mengalihkan pembicaraan, dengan sengaja ia mendesahkan nama Changmin. Ia tak mau mengakui kalau sebenarnya ia sendirilah yang punya ide melakukan ini semua. Well…selama ini memang Changmin beberapa kali menyuruhnya memakai kostum istilahnya costume play saat bercinta dengannya namun Kyuhyun tak pernah mengiyakan permintaan Changmin itu karena ia sendiri merasa masih punya harga diri sebagai lelaki, walaupun orang-orang bilang ia terlihat cantik saat berdandan sebagai wanita.

“Nope. Tidak sampai aku puas mengerjaimu. Aku sudah memperingatkanmu kalau tiga ronde saja tak akan cukup untuk malam ini”

Seringai nakal menghiasi wajah Changmin begitu ia selesai dengan kalimatnya. Kyuhyun hanya bisa menelan ludah sambil berdoa dalam hati semoga Changmin tak setega itu padanya. Sebenarnya Changmin adalah pria yang sangat gentle di atas ranjang tetapi terkadang sifat dominantnya keluar dan ia bisa jadi sangat sadis, seperti saat sekarang ini.

Changmin kembali menggerakkan tangannya untuk menyentuh tubuh bagian atas Kyuhyun, menggoda kembali nipple pink yang sudah membengkak dan sedikit perih hasil dari gigitan dan emutan Changmin sejak beberapa saat lalu.

“Sssh…aah…”

Tubuh Kyuhyun bergetar begitu telunjuk dan ibu jari Changmin bergerak untuk menjepit dan memelintir nipple itu dengan ganas sementara satu tangannya lagi menggoda perut dan pusar Kyuhyun.

Pinggang Kyuhyun melengkung keatas, berusaha menggesekkan bagian tubuh bawahnya yang masih terbalut hot pants berwarna hitam ke tubuh Changmin namun justru pria bertubuh lebih tinggi diantara keduanya itu menjauhkan tubuhnya dari Kyuhyun.

“Yah! Minnie!”

Protes Kyuhyun karena ia tak mendapatkan friksi yang sejak tadi ia inginkan. Sejak setengah jam yang lalu Changmin memang terus menerus menggoda tubuh bagian atasnya dan sama sekali melupakan tubuh bagian bawahnya yang juga ingin disentuh.

“Baby…ini hukuman untukmu, kalau kau merasa puas ini namanya bukan hukuman”

Ucap Changmin, masih dengan seringai di wajahnya.

Kyuhyun hanya bisa mem pout kan bibirnya dengan imutnya mendengar kata-kata Changmin barusan. Ia harusnya tahu kalau sang kekasih bisa berbuat setega ini padanya. Dalam hati Kyuhyun berjanji tak akan menggoda Changmin seperti ini lagi.

Tiba-tiba Changmin bergerak dari atas tubuh Kyuhyun. Kyuhyun sendiri hanya menatap punggung Changmin yang bergerak kearah kamar mandi dengan bingung. Apa yang ingin dilakukan kekasihnya itu sekarang?

Tak sampai dua menit Changmin kembali ke kamar dengan sebuah kotak ditangannya. Kyuhyun menelan ludah. Perasaannya jadi tak enak sekarang.

“Min…jangan bilang itu…”

Ucap Kyuhyun menatap horror pada kotak yang saat ini berada di tangan Changmin. Mendengar kalimat Kyuhyun itu sang magnae TVXQ malah tersenyum manis-kelewat manis-

“A little sex toys won’t hurt, right?”

Tanya Changmin sambil mengedipkan matanya. Jujur saat ini kalau saja Changmin tak memborgol tangan Kyuhyun rasanya magnae Super Junior itu ingin menimpuk wajah Changmin dengan bantal.

“Aku tak suka bermain dengan barang-barang itu, Minnie-ah”

Protes Kyuhyun masih berusaha membuat Changmin berubah pikiran. Changmin sendiri sekarang sudah kembali berada diatas ranjang bersama Kyuhyun dengan posisi tubuhnya yang duduk bersila diatas ranjang berada diantara kedua kaki Kyuhyun yang membuka lebar.

“Kau pasti suka dengan yang ini. Tenang saja”

Perlahan Changmin membuka kotak yang ada ditangannya, sesaat pria berwajah tampan itu tampak sibuk memilih-milik mainan mana yang akan ia pakai untuk Kyuhyunnya. Kyuhyun sendiri hanya bisa pasrah di tempatnya, menunggu Changmin selesai dengan pilihannya.

“Ah!”

Pekik Kyuhyun saat ia merasakan sebuah benda kecil bergetar didaerah selangkangannya. Kyuhyun mencoba untuk melihat benda apa yang digunakan Changmin dan matanya menemukan Changmin sedang memegang sebuah vibrator berbentuk lonjong berukuran panjang tak lebih dari 5 cm sedang bergetar di sekitar selangkangannya.

“Aaah…Minnie-ah…nnghh…”

Desah Kyuhyun saat vibrator itu bergetar di sekitar kejantanannya yang mulai mengeras, juniornya itu sudah tercetak dengan jelas dari balik celana pendek yang ia kenakan.

“M-min…ssh…buka celananya…”

Kaki Kyuhyun mulai bergerak-gerak gelisah. Dengan tangan terborgol seperti ini Kyuhyun benar-benar tak bisa berbuat apa-apa selain menunggu Changmin memuaskannya.

“Belum sayang…sabar sedikit”

Kyuhyun tak bisa mendeskripsikan bagaimana frustrasinya ia saat ini. Getaran vibrator di kejantanannya yang masih berbalut celana pendek ketat itu membuat tubuhnya sangat panas.

“Wah…wah…look how wet you are down here, babe…”

Changmin sengaja berdecak. Kyuhyun sadar kalau penisnya mulai mengeluarkan pre-cum tapi kata-kata yang keluar dari mulut Changmin justru membuatnya semakin horny.

Kaki-kaki panjang milik Kyuhyun mulai bergerak meronta, Kyuhyun juga menarik-narik borgol yang mengikat pergelangan tangannya. Ia yakin akan ada bekas merah disana nantinya.

“Aah…Miinnieeh…”

Kyuhyun menggeliat saat tangan Changmin mulai nakal menggerayangi paha bagian dalamnya yang masih berbalut stocking tipis berwarna hitam sementara tangannya yang lain masih menggerakkan vibrator kecil itu disekitar gundukan yang telah tercetak jelas di celana pendek yang dikenakan Kyuhyun. Kepala Kyuhyun bergerak-gerak ke kiri dan kanan, mencoba bertahan dari semua godaan yang Changmin berikan di tubuhnya yang sedang hypersensitive tersebut.

“Ada apa, babykyu?”

Tanya Changmin pura-pura tak mengerti, ekspresinya dibuat sepolos mungkin padahal dalam hatinya Changmin sudah sangat ingin menghabisi Kyuhyun detik itu juga. Bagaimana mungkin iman Changmin tidak goyah saat tubuh putih mulus milik sang kekasih sudah tergeletak pasrah di depan matanya, pada tubuh bagian atas Kyuhyun yang sudah polos terdapat banyak bercak-bercak merah hasil perbuatan Changmin, begitupun dengan nipple pink yang sudah ereksi itu, seakan-akan memanggil Changmin untuk segera melumatnya dengan kuat. Oh ya, jangan lupakan juga gundukan keras yang saat ini tengah digoda oleh vibrator di tangan Changmin, pria tinggi itu bisa melihat bagaimana celana super ketat yang digunakan Kyuhyun membentuk dengan pas junior sang kekasih yang tengah tegang tersebut. Rasanya kejantanan Changmin ingin meledak saat itu juga.

“Nngh…Minnieeh…hentikan…aahh…aku tak mau…ssh…mmnngh…keluar hanya dengan vibrator”

Ucap Kyuhyun disela-sela desahannya. Kyuhyun tau Changmin juga sedang menahan hasratnya saat ini, terlihat dari gundukan besar yang tercetak jelas di celana jeans yang dikenakan Changmin. Ouch…rasanya Kyuhyun tak sabar sampai Changmin memasukkan benda besar dan panjang yang sangat disukainya itu kedalam tubuh sang magnae Super Junior.

“Jadi? Apa maumu Kyu? Aku tak mengerti kalau kau tak mengatakannya dengan jelas”

Seringai Changmin, ia sangat suka menggoda Kyuhyun seperti ini.

“Fuck! Just fuck me, Changmin-ah!Nngh…fuck me hard, senseless…ssh…aah…make me lose my mind-aaahh!”

Ucap Kyuhyun nyaris menjerit karena Changmin dengan sengaja menaikkan kecepatan getaran vibrator di tangannya.

“Hmm…tapi aku tak bisa melakukannya kalau kau tak memohon, Kyu”

Mata Kyuhyun melotot marah mendengar kalimat Changmin tersebut.

“Yah! Chwang! Aah…kau-mmngh”

Kyuhyun mencoba untuk protes tapi kembali godaan Changmin di tubuhnya membuat kepalanya seakan-akan kosong dan semua kalimat yang ingin diucapkannya seperti menguap begitu saja sehingga saat ia membuka mulut yang keluar justru desahan.

“Oh ayolah Kyu…memohonlah padaku…kau tak mau keluar hanya dengan vibrator kan?”

Kyuhyun mempoutkan bibirnya tanda tak suka tapi tubuhnya benar-benar menginginkan yang lebih dari yang ia dapatkan sekarang dan ia sudah hampir tak mampu menahan godaan-godaan Changmin lebih lama lagi.

Pleaseplease…Changmin-ah…fuck me please

Sang magnae TVXQ tersenyum lebar begitu kata-kata tersebut keluar dari mulut Kyuhyun. Dengan cepat ia matikan vibrator yang masih bergetar di tangannya dan mencampakkan benda itu kembali ke dalam kotak. Dengan satu tarikan Changmin berhasil melepaskan celana ketat yang dipakai Kyuhyun sekaligus merobek stocking hitam yang membalut kaki jenjang sang kekasih dengan sangat pas.

“Wow…look at little Kyu…standing proud like that”

Bisik Changmin sambil menyentil kepala penis Kyuhyun yang sudah basah karena pre-cum.

“M-min…touch me more…aah…jangan hanya ujungnya saja…”

Kyuhyun mulai berani meminta lebih karena memang tubuhnya sudah sangat menginginkan sentuhan Changmin, terlebih bagian bawah tubuhnya.

Pria tertinggi di TVXQ itu pun mengikuti tuntutan kekasihnya dengan menggenggam penis Kyuhyun dengan kuat, mengurut-urut penis mungil itu dengan ritme pelan membuat kaki Kyuhyun kembali bergerak meronta-ronta, suara gesekan besi borgol yang terikat dengan headrest juga menambah panas suasana kamar milik Changmin itu.

Kyuhyun menutup matanya, bibirnya terbuka dan terus menerus mengeluarkan desahan-desahan nikmat. Peluh sudah membasahi seluruh tubuhnya, membuat tubuh putih mulus itu mengkilat.

“Ah! M-min!”

Sontak Kyuhyun membuka matanya saat ia merasakan sebuah benda mengikat pangkal penisnya. Kyuhyun menoleh kebawah dan menemukan cock ring berwarna pink sudah melingkar dengan indahnya di pangkal penisnya, cock ring yang berwarna pink itu terlihat kontras di kulitnya yang terang.

“Lepaskan, Min! Aku tak suka cock ring!”

Protes Kyuhyun, kembali ia menarik-narik lengannya yang masih terborgol pada headrest.

“Sst babykyu…jangan menarik-narik tanganmu seperti itu, kau akan melukai tanganmu”

Changmin bergerak untuk kembali menindih tubuh Kyuhyun. Satu tangannya bergerak menahan gerakan tangan Kyuhyun yang terborgol sementara tangan satunya lagi menahan tubuhnya di sisi tubuh Kyuhyun.

“Lepaskan cock ring nya, Minnie! Aku tak-mmph…”

Sebelum bisa Kyuhyun menyelesaikan kalimat protesnya Changmin sudah membungkam bibir tersebut dengan sebuah ciuman. Bibir Changmin bergerak untuk mengulum bibir atas Kyuhyun sambil menggigit-gigit kecil bibir yang sudah seperti candunya itu, bibir pink yang terasa sangat manis.

Suara desahan tertahan kembali mengisi kamar milik Changmin.

“Open your mouth Kyu…stick out your tongue for me”

Bisik Changmin diantara bibir Kyuhyun. Kyuhyun melakukan apa yang diminta Changmin dan membuka mulutnya, menjulurkan lidahnya keluar yang langsung diemut oleh Changmin sebelum akhirnya lidah Changmin mengajak milik Kyuhyun untuk beradu.

Tangan Changmin yang tadi memegang pergelangan tangan Kyuhyun mulai bergerak turun untuk menyentuh dada Kyuhyun yang sudah bengkak. Meremas-remas dada montok itu dengan gemas.

Pertarungan lidah itupun terhenti saat Kyuhyun mulai merasa pegal. Pria berwajah manis itupun menarik lidahnya kembali sembari mendesah kuat, mencoba mengambil nafas sebanyak-banyaknya karena entah mengapa ciuman Changmin seperti menyedot seluruh udara di paru-parunya.

“Kau benar-benar manis, Kyu”

Bisik Changmin sambil menjilat saliva yang mengalir di sudut bibir Kyuhyun, sisa pertempurannya dengan sang pria manis barusan.

“Tapi bibir bawahmu juga tak kalah manis…”

Changmin mencium perpotongan leher Kyuhyun sambil satu tangannya yang tadi ia gunakan untuk meremas-remas dada Kyuhyun mulai bergerak untuk mengangkat kaki kiri Kyuhyun keatas untuk mempermudah aksesnya ke salah satu bagian tubuh Kyuhyun yang paling Changmin sukai.

“Aaah!”

Pekik Kyuhyun saat satu jari Changmin menyentuh lubang analnya, membuat lubang itu berkedut-kedut minta disentuh lebih.

“Heh…lihatlah, lubangmu berkedut-kedut minta diisi…”

Changmin mulai dengan dirty talk nya yang justru membuat Kyuhyun semakin horny.

“Miiinnhh…cepatlaah”

Rengek Kyuhyun yang sudah tak tahan ingin menyudahi semua godaan Changmin di tubuhnya.

Changmin tersenyum mendengar bagaimana Kyuhyun sepertinya sudah tak sabar ingin segera dimasuki olehnya. Dengan cepat dan sedikit terburu-buru Changmin membuka celana jeans yang membalut kaki panjangnya, menarik jeans sekaligus boxer yang ia kenakan dan melemparkan pakaian terakhir yang membalut tubuhnya itu ke sembarang tempat.

“Nngh…”

Erang Kyuhyun saat Changmin menggesek-gesekkan kepala penisnya yang tak bisa dibilang kecil ke lubangnya analnya yang masih kering dan tanpa persiapan.

Lube ku habis, Kyu…”

Mata Kyuhyun melotot mendengar pengakuan Changmin yang disusul dengan cengiran nakal di wajah kekasihnya itu. Jadi Changmin ingin mempenetrasinya tanpa persiapan dan tanpa lubrikasi? Oh tidak…Kyuhyun masih ingat terakhir kali Changmin mempenetrasinya tanpa lubrikasi dan Kyuhyun nyaris pingsan saat adik kecil milik Changmin yang tak bisa dibilang kecil itu baru masuk separuh kedalam tubuhnya.

“Jadi kau mau memasukiku tanpa lubrikasi? Andwae! Apa kau tak punya lotion?”

Changmin menggeleng.

“Hand cream?”

Kembali Changmin menggeleng.

“Baby oil?”

Untuk ketiga kalinya pria tampan nan tinggi itu menggeleng.

“Huwaaa…aku tak mau!”

Kyuhyun meronta lagi. Kakinya menyentak-nyentak, begitupun dengan tangannya yang masih terborgol.

“Hey, hey Kyu!”

Changmin mencoba menghentikan rontaan Kyuhyun dengan menahan kedua kaki pria manis itu.

“Kau tak ingat kalau aku hampir pingsan saat kau memasukiku tanpa lubrikasi? Pabbo! Kau itu sangat besar dan juga panjang, kau tak tau bagaimana menyakitkannya untukku saat penis raksasamu itu mengoyak lubang analku!”

Omel Kyuhyun sambil melotot.

“Okay…aku tak tau apakah harus tersanjung karena kau bilang juniorku besar atau merasa tersinggung karena kau sebut pabbo

Kyuhyun memasang wajah menuntut pada Changmin, membuat si pemuda tinggi harus bersabar menahan hasratnya yang sudah ingin segera memasuki tubuh Kyuhyun, bagaimanapun juga ia sangat mencintai pria yang sudah dipacarinya selama tiga tahun itu dan menyakiti Kyuhyun adalah hal terakhir yang akan terlintas di pikirannya.

Changmin tampak berfikir sesaat sebelum akhirnya ia beranjak dari atas ranjang dan berjalan keluar kamar. Meninggalkan Kyuhyun yang tampak bingung dengan tingkah namjachingunya tersebut.

“Y-yah! Chwang!”

‘Jangan bilang ia sudah hilang mood untuk bercinta denganku dan sekarang ingin meninggalkanku dalam keadaan sedang terangsang dan cock ring sialan terpasang di penisku?’

Kyuhyun melotot sendiri karena pikiran-pikiran kotornya itu tapi sebelum ia sempat kembali meneriakkan nama Changmin pria itu tiba-tiba sudah kembali ke dalam kamar.

“Min?”

Panggil Kyuhyun bingung, pasalnya Changmin terlihat sedang mengulum sesuatu di dalam mulutnya.

Krauk…krauk…

Suara kunyahan yang berasal dari Changmin terdengar mengisi kamar yang hening itu. Changmin kembali menaiki tempat tidur dan memposisikan dirinya diantara kedua kaki Kyuhyun yang terbuka lebar.

Kyuhyun masih menatap bingung kearah sang kekasih saat namjachingu tiangnya itu mengangkat bokongnya dan meletakkan sebuah bantal disana untuk menahan pinggulnya.

“AH!”

Pekik Kyuhyun saat ia merasakan sensasi dingin yang membeku dan lidah Changmin yang tiba-tiba masuk ke dalam liang analnya.

“C-changmin…a-apa yang…aahh…ssh…”

Ternyata ide yang terlintas di dalam otak Changmin beberapa saat yang lalu adalah ice cube, yap…Changmin mengunyah ice cube itu sampai halus dan memasukkan serpihan es itu kedalam lubang anal Kyuhyun, membasahi lubang ketat yang terus berkedut itu dengan lidah dan lelehan es di dalam mulutnya.

“Nngh…aaah…aaah…”

Kyuhyun mendesah-desah nikmat saat lidah Changmin mempenetrasinya, bergerak-gerak menggoda dinding analnya, belum lagi sensasi dingin dari serpihan es yang dimasukkan Changmin kedalam lubangnya, belum pernah Kyuhyun merasakan kenikmatan yang seperti ini.

Changmin menambahkan satu jarinya untuk melebarkan lubang Kyuhyun sambil lidahnya terus bermain didalam sana, bergerak in-out seakan-akan mempenetrasi Kyuhyun.

“Miiinnnh…aaahh…please please please…fuck…”

Kyuhyun seperti kehilangan akalnya saat Changmin menambahkan satu jarinya di bawah sana. Menggerakkan kedua jarinya zig-zag di dalam lubang Kyuhyun. Pria manis itu dibutakan oleh nafsunya dan yang bisa ia lakukan hanyalah memohon Changmin untuk segera memasukinya.

Changmin menghentikan gerakan lidah dan jarinya saat dirasanya Kyuhyun sudah mulai merileks. Pria bertubuh tinggi itu mengocok penis besarnya beberapa kali sambil menyapukan pre-cumnya sendiri di penisnya, walaupun nafsu memintanya untuk segera memasukkan penisnya ke dalam lubang hangat yang terus berkedut menggoda di depannya itu tetapi hatinya masih sadar kalau ia tak boleh menyakiti pria yang ia cintai.

“Rileks, Kyu…”

Bisiknya sambil menundukkan tubuhnya hingga kedua dada mereka saling bersentuhan, dengan perlahan Changmin menuntun penisnya masuk kedalam lubang Kyuhyun yang sudah basah karena lelehan es dan liurnya.

“Aaaahh-mmngh”

Changmin membungkam jeritan Kyuhyun dengan ciuman. Pria itu kembali mencium bibir Kyuhyun sembari satu tangannya mengusap-usap paha dalam Kyuhyun, mencoba merilekskan tubuh sang kekasih.

Saat seluruh penisnya sudah masuk kedalam anal Kyuhyun, Changmin menghentikan ciumannya dan mendesah, merasakan bagaimana dinding anal yang ketat itu seakan memijit-mijit penisnya dengan kuat.

“Miinh…tanganku…”

Changmin meraba-raba bagian bawah bantal yang ditiduri Kyuhyun, mencari-cari kunci borgol yang mengikat lengan sang namjachingu. Begitu ia menemukan kunci itu dengan cepat Changmin melepaskan borgol di tangan Kyuhyun dan melemparkan benda itu ke lantai. Kyuhyun sendiri begitu tangannya terlepas dari borgol sialan itu langsung merengkuh wajah Changmin dan mencium bibir tebal milik magnae TVXQ yang tengah menindihnya.

Sambil mencium Kyuhyun, Changmin mulai bergerak pelan keluar-masuk tubuh sang lead vocal Super Junior. Tangan Kyuhyun yang awalnya memegang wajah Changmin bergerak untuk memeluk Changmin dengan erat.

“Ah…ah…ah…”

Desahan lolos dari bibir Kyuhyun begitu Changmin melepaskan ciumannya. Magnae TVXQ itupun menegakkan tubuhnya kembali sambil kedua tangannya melebarkan kaki Kyuhyun untuk mempermudah aksesnya keluar-masuk tubuh namjachingu manisnya.

“Miinnh…aaah…aahh…more…harder…nngh…”

Kyuhyun mulai menggerakkan pinggulnya maju mundur, saat Changmin menusukkan penisnya dalam-dalam maka Kyuhyun akan memajukan pinggulnya sementara saat Changmin menarik penisnya Kyuhyun akan memundurkan pinggulnya, membuat Changmin bisa masuk semakin dalam.

“Kyu…hhh…Kyu…”

Gerakan Changmin semakin cepat seperti mengejar orgasmenya, begitupun Kyuhyun yang terlihat meremas bed cover dibawahnya. Ia tak sanggup lagi menyamai kecepatan Changmin dan hanya bisa mendesahkan nama Changmin untuk membuat pria itu bergerak lebih cepat dan dalam di tubuhnya.

“Miin…aku…aah…mau keluar…”

Changmin menarik kedua kaki Kyuhyun keatas, merapatkannya dan menahan kedua kaki itu dengan tangannya untuk mempermudah aksesnya juga membuat lubang Kyuhyun menjepitnya semakin kuat.

“Aaah…Miiin…cock ringnya…nngh…aah…lepas…”

Tangan Kyuhyun bergerak kearah penisnya yang seperti hampir meledak itu, urat-urat terlihat tercetak jelas disana menandakan bagaimana penis itu sangat tersiksa karena tak bisa melepaskan hasratnya.

“Sebentar lagi…ssh…Kyu…aah…kita keluar bersama…”

Gerakan Changmin keluar masuk tubuh Kyuhyun semakin mengganas, tubuh Kyuhyun bahkan sampai tersentak-sentak karena gerakan Changmin yang kencang dan kuat. Changmin sendiri bisa merasakan bagaimana lubang ketat Kyuhyun terus menerus memijat penisnya, membuat juniornya itu nyaris meledak.

Dengan tangan sedikit bergetar Changmin bergerak menyentuh penis Kyuhyun dan melepaskan cock ring berwarna pink itu dengan sekali tarikan.

“AAAAH…CHANGMIIN…”

Jerit Kyuhyun saat penisnya menyemburkan cairan putih dan kental yang membasahi perut dan dadanya. Efek dari ejakulasinya itu ternyata juga dirasakan oleh Changmin karena saat ejakulasi tadi otot-otot anal Kyuhyun justru berkontraksi dan meremas penis Changmin dengan sangat kuat, membuat pria bertubuh kelewat tinggi itu mengeluarkan cairannya juga di dalam tubuh Kyuhyun.

“Aah…Kyu…”

Kyuhyun bisa merasakan bagaimana penis Changmin membesar di dalam tubuhnya sambil menembakkan cairan panas dan kental di dalam lubang analnya, memenuhi lubangnya hingga meluber dan menetes keluar.

Changmin menggerakkan penisnya beberapa kali di dalam lubang Kyuhyun, memastikan seluruh cairannya memenuhi lubang sang kekasih sebelum akhirnya ia merebahkan tubuhnya menindih tubuh Kyuhyun.

“Terima kasih untuk pertunjukan manismu, Kyu…”

Bisik Changmin sambil mengecupi pipi Kyuhyun yang masih terengah-engah efek dari ejakulasinya tadi.

Kyuhyun tersenyum, tangannya bergerak memeluk tubuh Changmin yang menindih tubuhnya.

“I’m here for your entertainment, my Shim Chwang”

Balas Kyuhyun sebelum kedua pasangan yang dimabuk cinta itu kembali mengikat ikrar janji saling mencintai mereka dengan sebuah ciuman panjang dan panas.

.

.

.

.

.

Epilogue

Kyuhyun melepaskan ciumannya saat ia merasakan paru-parunya mulai minta diisi. Dengan seluruh tenaga yang ia punya didorongnya dada Changmin yang masih menindih tubuhnya.

“Ah…”

Changmin mendesah saat tubuhnya di dorong oleh Kyuhyun. Mata Kyuhyun melotot dan Changmin memasang cengiran nakal diwajahnya.

“Yah Shim Chwang…kau…membesar lagi dibawah sana…”

“Err…bagaimana dengan ronde kedua?”

“Aah…yah! Jangan bergerak dulu! Yah! Aah…aah…”

 

The End

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s