You Are So Cute

Summary : “Kyu, kau sangat manis” Shim Changmin, teman sekelas Kyuhyun sejak kelas 1 SMA selalu mengatakan hal yang sama di setiap kesempatan padahal Kyuhyun merasa dirinya biasa-biasa saja, orang bahkan tak menyadari keberadaannya lalu kenapa Changmin selalu mengatakan dirinya manis? “Kau mempermainkan ku?”/ a ChangKyu fanfiction/ Oneshot

 

Title : You Are So Cute

Rating : T

Pairing : Changmin x Kyuhyun

Genre : Romantic, Fluff, High School!AU

Disclaimer : I own no one, Changmin and Kyuhyun belongs to themselves. I only own the plot and idea for the story

p.s : If you’re against Changmin and Kyuhyun as a pairing please refrain yourself from reading any further. I don’t want to read any bashing comments over the cast or the pairing of the story. This story is MINE! No plagiarism allowed!

Continue reading

Baby Maybe

Baby Maybe

Summary : Bagaimana jadinya kalau saat Changmin membuka matanya di pagi hari bukan sosok Kyuhyun yang menyapa paginya tapi justru seorang bayi yang mirip dengan Kyuhyunnya.

Disclaimer : Sadly, none of them were mine. I don’t have that much money to pay their ransom from SM -.-

Rating : Semi-M (Mushy), lol

Word count : 4.523

Warning : as usual, this is ChangKyu fanfiction which meant Changmin and Kyuhyun together in a relationship and yes, they’re both guys. Any problem with that? Just don’t read any further^^

A glimpse of Yunjae, really brief that you might missed it.

p.s : a repost from my acc in fanfiction.net

Continue reading

A Day in MinHyun’s Life

A Day In MinHyun’s Life

-a ChangKyu family fanfiction-

Cast : Changmin, Kyuhyun, MinHyun (fictional chara) and DBSJ members

Rating : T

Genre : Fluff and slight humor?

Disclaimer : who am I to disclaim ChangKyu? I only own the plot and idea.

Warning : as usual, this is a ChangKyu fanfiction where Kyuhyun and Changmin being together in a faithful relationship. Mention of mpreg, so if you don’t like it don’t read any further. Fanfiction is fan written fiction, don’t take it to your heart if you don’t like it.

Summary : MinHyun ingin membagi cerita tentang kehidupannya dalam sehari bersama kedua orang tua yang selalu lovey-dovey tiap saat serta ahjusshi-ahjusshi nya yang tampan dan terkenal.

p.s : a repost from my acc in fanfiction.net

Continue reading

His Last Vow – Part 2

“Selamat siang, Soohyun-shii” sapa Kyuhyun pada sekretaris Changmin, Lee Soohyun. Memang Changmin memiliki dua orang sekretaris. Soohyun adalah sekretaris yang bertugas mengerjakan hal-hal simpel seperti mengetik surat, menelepon klien dan sebagainya sementara Junsu sudah seperti asisten pribadi Changmin yang mengatur jadwal juga pekerjaan bossnya itu, dulunya Junsu mengerjakan semua sendirian tetapi karena semakin hari pekerjaannya semakin menumpuk akhirnya pria berwajah imut itu meminta Changmin mencarikan seorang sekretaris lagi yang bisa meringankan tugasnya.

Soohyun terlihat bingung melihat kehadiran Kyuhyun di depannya. Memang selama setahun keduanya menikah Kyuhyun hanya pernah datang sekali ke kantor Changmin, itupun karena Changmin meninggalkan bahan presentasinya di rumah dan Kyuhyun datang untuk mengantarkannya.

“Kyuhyun-shii? Tumben anda kemari” sapa Soohyun sambil tak lupa memasang senyum, bagaimanapun juga sosok pria manis di depannya itu adalah istri dari bossnya, kalau ia mau bertahan lama di kantor itu ia harus bersikap sopan.

“Yah…aku ingin mengantarkan sesuatu untuk Changmin. Apa ia ada di dalam?” tanya Kyuhyun sambil menunjuk pintu yang ada di samping meja Soohyun.

Soohyun mengangguk “Tapi sajangnim sedang ada tamu” lanjutnya.

“Tamu penting?”

Soohyun memasang ekspresi bingung sebelum menjawab “Saya kurang tau, tetapi wanita bernama Victoria itu bilang kalau ia diundang datang oleh sajangnim”

Mata bulat Kyuhyun membelalak mendengar nama itu disebut. Victoria? Buat apa wanita itu datang ke kantor Changmin? Terlebih lagi Changmin mengundangnya? Berarti Changmin tau kalau wanita itu telah kembali ke Seoul?

‘Jadi mereka masih berhubungan?’

“Oh. Hanya Victoria, kalau begitu aku masuk sekarang saja. Terima kasih infonya” ucap Kyuhyun sambil bergerak untuk membuka pintu ruangan Changmin. Pintu itu baru terbuka sedikit dan Kyuhyun sedikit mengintip kedalam untuk melihat keadaan. Pilihan yang salah karena ia justru melihat Changmin dan Victoria sedang berciuman dengan Changmin yang sedang duduk di kursinya dan Victoria yang berdiri di samping Changmin.

Bibir Kyuhyun bergetar, ia hampir masuk ke dalam ruangan itu dan melabrak Victoria tetapi tiba-tiba sebuah suara menghentikan langkahnya.

“Aku akan menceraikannya”

Jantung Kyuhyun seakan berhenti berdetak. Perih. Dadanya terasa perih dan sesak. Changmin mengatakan kalimat itu begitu tautan bibir keduanya terlepas. Jadi inikah pilihan Changmin? Ia memilih untuk menceraikan Kyuhyun dan kembali kepada Victoria?

Tubuh Kyuhyun melemas. Dengan segera ia tutup kembali pintu ruang kerja Changmin itu dan berlari dari sana. Menghiraukan panggilan Soohyun dan juga tatapan bingung dari orang-orang yang ada disana karena melihatnya berlari sambil menangis.

‘Sakit. Mengapa sesakit ini rasanya mendengar kata-kata itu keluar langsung dari mulut Changmin padahal aku tau aku tak akan bisa mendapatkan cintanya’

Continue reading

His Last Vow – Part 1

“We are gathered here in the sight of God to join together these men in holy matrimony. The love of God is an example for your devotion, and you are not left without guidance concerning the meaning of that love because God is love and love is all. A wedding ceremony is the perfect place to read from Corinthians. This is what God said love is: Love is patient and kind, knows no jealousy, gives itself no false airs or false pride. Never irritated, never resentful, love is neither glad when others go wrong or become hurt. Love is guided by goodness, always eager to believe the best, always hopeful” pendeta senior itu berdiri diantara kedua sosok pria berpakaian rapi dengan tuxedo hitam dan putih. Para tamu undangan yang hadir di ruangan itupun langsung berdiri dari duduknya saat sang pendeta mulai dengan kalimatnya.

“Changmin, do you take Kyuhyun to be your wedded wife? To have and to hold, to love and to cherish, in sickness and in health, in times of good and bad?” tanya sang pendeta sambil menatap pria tinggi dengan tuxedo hitam di depannya.

“I will”

“Kyuhyun, do you take Changmin to be your wedded husband? To have and to hold, to love and to cherish, in sickness and in health, in times of good and bad?” tanya sang pendeta pada sosok yang berdiri di sebelah Changmin, pria yang bertubuh lebih kecil dari keduanya dan juga lebih manis itu tersenyum sebelum menjawab.

“I will”

Sang pendeta tersenyum, iapun menarik masing-masing tangan kedua pria di depannya, menyatukannya dalam sebuah genggaman, Changmin pun mulai membaca janji pernikahan yang telah ia hapal sebelumnya.

“I-Shim Changmin, came to this place today as a man standing along; I will walk from it by your side. Today, I across the threshold with you and enter into a new and lasting lifetime commitment. Cho Kyuhyun, I commit myself to you as your husband”

Ucap Changmin cepat, wajahnya tak menunjukkan perasaan bahagia ataupun haru seperti yang biasanya ditunjukkan oleh seorang mempelai pria yang akan menikah dengan pasangan hidupnya. Changmin hanya membaca kata demi kata yang telah ia hapal itu tanpa perasaan apapun, seakan-akan ia berdiri di sana hanya sebagai kewajiban.

“Shim Changmin, our miracles lies in the path we have choosen together. I-Cho Kyuhyun, enter this marriage with you knowing that the true magic of love is not to avoid changes but to navigate them succesfully. Let us commit to the miracle of making each day work-together with me as your wife”

Berbeda dengan Changmin yang ingin semuanya berlalu dengan cepat Kyuhyun justru mengucapkan setiap untaian sumpahnya itu dengan pelan dan berhati-hati, menatap sosok tinggi dengan tuxedo hitam yang sebentar lagi akan menjadi suami sahnya itu dengan tatapan memuja dan penuh harap, seakan-akan Changmin adalah satu-satunya pria yang pernah ada dalam hidupnya.

Setelah keduanya selesai mengucapkan janji setia mereka sang pendeta pun menyerahkan dua buah cincin sebagai pengikat hubungan mereka. Dengan cepat Changmin mengambil cincin yang berukuran lebih kecil lalu memasangkannya ke jari Kyuhyun, Kyuhyun pun melakukan hal yang sama dengan cincin milik Changmin.

“Now, I announced you to be husband and wife, you may kiss your bride” kata sang pendeta sambil tersenyum bahagia.

Seluruh tamu yang hadir pun terlihat tersenyum saat dengan perlahan Changmin menundukkan kepalanya sementara Kyuhyun menutup matanya erat. Tanpa berlama-lama Changmin mencium bibir pinkish milik Kyuhyun dengan cepat, hanya sekedar menempelkan bibir mereka satu sama lain.

Kyuhyun membuka matanya bersamaan dengan riuh tepuk tangan tamu-tamu mereka, ia melirik kearah Changmin yang sekarang berdiri di sampingnya, menatap lurus kearah para tamu yang hadir. Kyuhyun hanya bisa mencoba untuk tetap tersenyum saat ia melihat bagaimana Changmin mengepalkan jari-jari tangannya.

‘Maafkan aku, Changmin…’

Continue reading

Forget-Me-Not

Summary : “Aku tak bisa mengingat hari pernikahan kita” Aku Kyuhyun suatu hari dengan mata sembap saat Changmin baru pulang dari kantornya, pria tinggi itu semakin terdiam saat Kyuhyun melanjutkan perkataannya “Aku bahkan tak bisa mengingat nama belakangku sebelum kita menikah”/A ChangKyu oneshot/

Title : Forget-Me-Not

Pairing : my lovely biases Changmin x Kyuhyun

Rating : T

Genre : Drama, Angst

Disclaimer : Changmin and Kyuhyun belongs to themselves. I only own the idea and plot for this story.

Warning : As usual, if u’re against yaoi or the idea of Changmin and Kyuhyun together please don’t read any further^^ Continue reading